Khotbah pagi, 30 Desember 2012
Mari kita baca firman Tuhan pada pagi hari ini tentang Abraham dalam Kejadian 13: (2) Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya.
Mari kita lompat sebentar membaca kisah Ishak anak Abraham dalam Kejadian 26: (13) Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.
Ketika saya membaca kedua ayat tersebut, Tuhan mengajar tentang bagaimana menjadi kaya tanpa melupakan Tuhan. Banyak pendapat negatif tentang kekayaan yang diajarkan oleh beberapa gereja diantaranya:
A. Kekayaan akan membawa kita jauh dari Tuhan
B. Orang kaya identik dengan ketamakan
C. Orang kaya identik dengan tidak masuk surga
D. Orang kaya selalu dipakai dalam perumpamaan tentang hal yang jelek
Dan masih banyak lainnya tentang persepsi negatif tentang kekayaan.
Namun diisi lain saya melihat kenyataan terutama di beberapa gereja, orang orang jayalah yang menjadi suporter utama pembangunan gereja, pelayanan pelayanan misi, pelayanan pelayanan sosial, dan sebagainya. Dan orang orang kaya tersebut BISA menjadi berkat bagi bangsa bangsa melalui kekayaannya. Jadi saya simpulkan, menjadi kaya atau tidak, itu hanyalah masalah persepsi kita. Persepsi yaitu cara atau sudut pandang kita tentang kekayaan yang didalaminya merupakan salah satu unsur dari janji Tuhan. Dimana kita akan mewarisi apa yang bapa kita Abraham alami dan yang Yesus katakan yaitu kehidupan yang berkelimpahan.
Kalau kita belajar dari kisah Abraham yang disebutkan bahwa dia adalah orang yang kaya, banyak ternak, banyak emasnya dan sebagainya. Kita bisa belajar bahwa Tuhan sangat memberkati Abraham dengan sangat luar biasa. Setidaknya ada beberapa point yang Abraham lakukan dan kerjakan untuk Tuhan sehingga dia diberkati secara luar biasa:
1. Kehidupan mezbah korban
Salah satu ciri menonjol jika kita membaca kisah Abraham, maka kita menemukan bahwa kekayaan Abraham datang begitu luar biasa, karena dia memiliki sifat berkorban. Korban merupakan salah satu cara Tuhan memberkati kita, kita mengetahui prinsip per puluhan. Per puluhan bukan untuk Tuhan terapi untuk kita sendiri, sebab didalaminya ada janji Tuhan tentang kelimpahan.
2. Memiliki rasa belas kasihan
Kita mengerti bahwa Lot yang mengikuti Abraham, mendapat berkat dari kehidupan Abraham. Artinya, dengan siapa Anda bergaul, maka seperti itulah Anda akan menjadi. Lot yang tadinya tidak diberkati, setelah mengikuti Abraham, maka dia tertular berkat Abraham. Namun diceritakan kemudian, Lot memilih jalannya sendiri yaitu memilih tinggal di Sodom dan Gomora. Abraham pun melakukan tawar menawar kepada Tuhan untuk menyelamatkan Lot, dan Lot diselamatkan. Dan ketika Lot ditawan musuh, lagi lagi Abraham menyelamatkan Lot. Ini membuktikan bahwa ada belas kasihan dalam diri Abraham.
3. Abraham selalu menggali sumur
Pekerjaan sekaligus kebiasaan Abraham ialah penggali sumur yang akhirnya diteruskan oleh anaknya Ishak.nsumur disini, Tuhan mengatakan bukan hanya gambaran secara jasmani namun juga rohani. Secara jasmani dapat diartikan bahwa bisnis Abraham adalah bisnis yang tidak sembarang orang BISA melakukannya, sebab sumur dan air merupakan kekayaan yang melebihi emas dan perak di Padang gurun. Artinya adalah Abraham mengasah dirinya untuk menjadi ahli, dan kita tahu background keluarga Abraham sebenarnya ialah pedagang. Secara rohani, sumur berbicara sumber kehidupan. Yesus sendiri berkata Akulah jalan, dan kebenaran, dan kehidupan. Bahkan kepada wanita Samaria, Yesus mengatakan hal yang sama, jika seseorang minum dari air kehidupan ini maka dia tidak akan haus lagi. Ini berbicara pribadi Tuhan sendiri. Beberapa hari lagi kita memasuki tahun 2013, dan Tuhan berkata bagi jemaat MHs Church, tahun Depan merupakan tahun Diana kita memasuki musim kemuliaan. Nanti sore saya akan bagikan bagaimana caranya kita BISA memasuki tahun musim kemuliaan di tahun 2013.
Dan ketiga prinsip inilah yang juga dilakukan oleh anak Abraham, saya akan membuktikan ketiga tiga ya dan dampak apa yang akan terjadi kepada Ishak yang membuat Anda akan terkejut:
1. Kehidupan mezbah korban, Ishak berkali kali setelah menggali sumur, maka dia mendirikan mezbah korban ucapan syukur kepada Tuhan
2. Memiliki rasa belas kasihan, ketika musuh musuh Ishak merebut setiap sumur yang digali oleh Ishak yang merupakan peninggalan Abraham, apa yang dilakukan Ishak? Dia menyerang? Dia melawan? Tidak! Dia mengalah, ini membuktikan rasa belas kasihan yang dimilikinya bukan hanya kepada kerabatnya namun kepada musuhnya juga. Sama seperti yang Yesus ajarkan. Bahkan alkitab mengajarkan bahwa Ishak terus menabur di saat tanah mulai kering, apa artinya? Secara dunia jasmani atau bisnis, ketika dunia usaha mulai lesu, Ishak malah melakukan investasi dan kerja secara besar besaran. Sedangkan secara rohani, Ishak menabur kebaikan, belas kasihan, dan kepedulian kepada sesama, dan Alkitab berkata itulah yang memiutangi Tuhan.
3. Ishak selalu menggali sumur, ini juga yang menjadi pekerjaan yang dilakukan Ishak.
Sekarang perhatikan kedua ayat ini, ini merupakan dampak yang dialami Ishak :
Kejadian 13: (2) Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya.
Mari kita lompat sebentar membaca kisah Ishak anak Abraham dalam Kejadian 26: (13) Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.
Apa yang ditulis tentang Abraham dan Ishak?
Alkitab menuliskan tentang Abraham hanya pada kata SANGAT KAYA, bandingkan dengan Ishak dituliskan MENJADI KAYA, KIAN LAMA KIAN KAYA (progresif) SEHINGGA IA MENJADI SANGAT KAYA (abundant)
Ini juga yang berani saya katakan kepada para jemaat MHS CHURCH, ketika banyak taipan bisnis mengalami kehancuran ketika mereka menyerahkan warisan dan bisnisnya kepada anak anaknya, ini tidak berlaku bagi kita! Tuhan berkata, ketika kamu mengajarkan prinsip kerajaan Allah, maka apa yang kamu bangun akan semakin besar, progresif, abundant, bahkan akan berkembang kemana mana.
Saya berdoa, saudara dan saya yang tergabung dalam perjanjian Tuhan dengan Abraham bapa kita, akan mengalami hal yang sama, bahkan melebihi dari apa yang Abraham dan Ishak alami. Di dalam nama Yesus semua akan digenapi. Amin....amin....amin....
Musa Hendri Setiawan
Gembala MHS CHURCH
Join FB grup MHS Church
Tidak ada komentar:
Posting Komentar